Selasa, 25 Agustus 2009

Tunggu, Bintang!

Bintang,

Jangan pergi dulu!

Temani langit menikmati pekatnya malam.

Baluri dia dengan kerlip cintamu.

 

Bintang,

Jangan beranjak pergi.

Temani malam melewati waktu,

Menunggu pagi memaksanya pulang.

Biarkan dia menyelimutimu dengan kehangatan.

 

Bintang,

Tetaplah disini dulu.

Toh pagi belum juga datang dan menggiringmu keluar dari peraduanmu.

Temani malam dulu, ya?

 

Ayo berjanji!

Bahwa Kamu akan setia menemani setiap malam dengan kerlipmu.

 

Bintang,

Kamu akan terus menjadi kejora dilangit malamKu, kan?

Aku butuh kerlip genitmu menyiasati pekat langitKu.

 

Bintang,

Terus temani Aku ya?

Jangan lelah menjaga kerlipmu untuk terus Ku nikmati,

Kilau binarmu berbalut dekapan malam.

[ln, doc]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar