Selasa, 25 Agustus 2009

.."its going to kiamat soon"..

Arrgghh, kesal waktu ngeliat rupa-rupa pemikiran orang yang ngerasa sok paling tahu tentang masa depan.

"Akan ada bencana lagi di...,"

"Orang terkenal bakalan mati pas...,"
"Ada artis yang bakalan cerai dan bikin heboh karena...,"

"Ada skandal antara si Bla dengan si Pret yang merebak dan ini bakalan menimbulkan malapetaka berupa.."

Dan yang paling bikin jengkel (plus deg-degan ketakutan) adalah satu point enggak penting yang menjudge kiamat sebentar lagi. Katanya sih ini bukan prediksi tapi bakalan beneran terjadi.

Hiiiii, serem banget sih!

Terus kalau kiamat beneran kejadian tanggal 12 Desember 2012 gimana dong?

Wah gawat!
Deretan list berisi mimpi harus dikejar nih, jangan sampai mati di akhir dunia tapi enggak membawa kebanggaan apa-apa. Setidak-tidaknya satu pun tak mengapalah walaupun nantinya enggak bakalan sempat dibanggakan di depan siapa-siapa.

Saking banyaknya, Aku sampe bingung mau ngejar ingin yang mana dulu ya?
Poinnya sebanyak ini, apa iya bisa terwujud dalam waktu lebih kurang dua tahun?

Mmmm,..

Belum NIKAH.
Hah? Ini nih kenikmatan dunia tiada tara. Apalagi kalau ngingat apa kata orang tua, kalau mati dengan kondisi melajang bisa jadi kerak neraka. Alamak! Ampun Gusti! Bukannya menolak kodrat dan enggak mau menikah, tapi yang mengajak nikah belom ada.
Pasangan sih punya. Terikat komitmen sih iya. Serius? Banget! Cinta? Pastinya! Tapi, ya itu dia, masalah kesiapan mental yang belum ada. Tapi apa iya nunggu sehari sebelum kiamat baru buru-buru nikah menghindari jadi kerak neraka?
**Kayanya, calon pengantinku harus segera diberitahu berita besar ini kalau enggak mau dilaknati dunia-akhirat.

Belum MAPAN.
Katanya sih uang bukan segala-galanya. Hidup enggak selalu mengejar materi. Lah tapi apa iya menjadi parasit seumur hidup dengan enggak punya penghasilan? Boro-boro menabung, buat sehari-hari aja masih ngos-ngosan.
Padanan mapan itu apa, ya? Umur udah menjelang 30 tahun tapi kehidupan masih gini-gini aja, segala cucuran keringat yang dicucurkan buat mengejar karatan berlian masih belum ada hasil yang kelihatan. Aduh!

Belum PUNYA ANAK!
Pengen banget beranak, tapi bisa enggak tanpa harus mengurus Bapaknya? Kalau lah boleh, apa sebaiknya kantung telur ini digadaikan untuk tabungan sperma dari laki-laki ntah siapa pun lah itu asal bisa menimang dan menina-bobokan seorang anak manusia.
Trus, kembali berpikir apakah keluarga bakalan setuju dan berusaha tidak ambil pusing? Fyuh!

Belum JADI MISS UNIVERSE.
Hehehehehe impian terpendam. Tapi enggak perlu alasan, hanya alasan klasik kalau semua perempuan pasti pengen jadi primadona. Kalau enggak bisa jadi primadona dunia, jadi primadona tingkat RT juga enggak apa-apa yang penting bisa merasa mengenakan mahkota imajinatif. Kalau RT pun terlalu berat, yah minimal jadi primadona di warung internet milik calon pendamping aja lah. *Celingak-celinguk memastikan apa yang diketik aman!*

Belum jadi SCRIPT WRITER HANDAL.
Pengen banget bisa duduk sama pendek dan berdiri sama tinggi dengan Steven Spielbergs atau Tim Burton. Enggak perlu bicara karena Aku gagap bahasa hanya perlu mengangguk, tersenyum, dan ikut bertepuk tangan saat Piala Citra ala Hollywood dibacakan. Itu sudah cukup!

Belum MATI.
Hiks sekarang jadi mikir, lebih baik hidup sampai kiamat datang atau mati sebelum kiamat menghancurkan dunia? Apa lebih baik mulut-mulut pengumbar masa depan aja yang disumpal dengan pecahan meteor biar Aku bisa terus santai menikmati hidup dan mengejar mimpi tanpa pernah takut Kiamat Akan Datang. A.S.A.P!

Nantikan di pagelaran dunia, akhir kehidupan umat manusia di panggung sandiwara milik Tuhan. Tempat dan waktu terbatas!




2 komentar: